OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Jumat, 12 Juli 2013

Orientasi Kerukunan Intern Umat Hindu

PALEMBANG TUAN RUMAH ORIENTASI KERUKUNAN UMAT HINDU

Umat Hindu Indonesia. Kota Palembang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Orientasi Kerukunan Intern Umat Hindu tahun 2013. Kegiatan yang dihelat di Hotel Grand Zuri, pada 11-13 Juli 2013 ini diikuti 80 peserta dari wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

Ketua Panitia Ketut Lancar dalam laporannya pada acara pembukaan, Kamis (11/7) mengatakan, maksud dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan visi dan misi serta persepsi di bidang penguatan kelembagaan serta membuat sebuah pedoman sebagai landasan dalam pembinaan umat Hindu. Adapun tujuannya adalah menciptakan kerukunan intern umat Hindu serta meningkatkan peran kelembagaan Hindu khususnya dalam pembinaan umat.

“Selama mengikuti kegiatan, peserta akan dibekali materi antara lain Kebijakan Ditjen Bimas Hindu, Strategi Peningkatan Kerukunan Intern Umat Hindu, Peranan Pemerintah Dalam Pembinaan Kerukunan Umat, Peranan Parisada Dalam Pembinaan Kerukunan Umat, dan Aspek Kerukunan Dalam Kearifan Lokal yang Bernafaskan Hindu,” tuturnya.

Kakanwil Kemenag Sumsel diwakili Kabag TU, Drs.HM. Ridwan, MM dalam sambutannya, mengaku senang kegiatan ini digelar di Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya Kota Palembang. Menurut Ridwan, kerukunan umat di Sumsel hingga saat ini dapat terjaga.

“Kita patut bersyukur karena hingga saat ini pergesekan antarumat beragama di Sumsel bisa dikatakan tidak ada atau zero conflict. Kalaupun ada pergolakan atau kerusuhan, biasanya disebabkan oleh masalah politik atau perebutan lahan, bukan karena agama,” jelasnya.

“Kerukunan umat beragama di Sumsel bisa terjalin dengan baik tidak terlepas dari peranan pemerintah dan keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel,” tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Bimas Hindu Prof Dr Ida Bagus Gede Yudha Triguna dalam pengarahannya menegaskan bahwa manusia pada dasarnya ingin hidup rukun, termasuk umat Hindu. “Betapa banyak sloka-sloka dalam agama kita yang mengajarkan bagaimana cara hidup rukun. Petuah-petuah yang dituangkan dalam kitab suci agama kita merupakan ideologi utama kita dalam menggelar kegiatan ini,” katanya.

IBG Yudha Triguna menambahkan, dari berbagai surat yang masuk ke Ditjen Bimas Hindu, dirinya menginventarisasi beberapa hal penting yang muncul sebagai bagian dari riak-riak kehidupan umat Hindu.

“Terjadi riak-riak di beberapa provinsi dan kabupaten antara pembimas dan majelis. Kita harus buka diri dan buka hati kalau kita ingin baik. Tak usah takut mengakui kita mengalami hal itu. Mengapa dua organisasi ini mengalami hal yang seperti itu. Saya menduga karena adanya kebuntuan komunikasi sehingga terbuka peluang saling mencurigai. Karenanya, komunikasi harus dijalin dengan baik,” tegasnya. (qudus)

sumber : http://sumsel.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=150812

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Berita Terkait Semangat Hindu



Artikel Agama Hindu

108 Mutiara Veda Agama Hindu Dharma agama islam Ajaran Hindu Arya Wedakarna Atharvaveda Balipost Belajar dari Sejarah Bhagavadgita Bhagawan Wiyasa Brahmana Cendekiawan Hindu Dharma Doa Anak Hindu Doa Melayat Orang Meninggal Dunia Doa Mengheningkan Cipta Doa Mengujungi Orang Sakit Doa Mohon Ketengangan dalam Keluarga Durga Puja Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma Eyang Roro Anteng Ganesha Chaturthi Gayatri Mantram Hari Raya Galungan Hari Raya Nyepi Hari Raya Saraswati Hindu Agama Terbesar di Dunia Hindu Bali Hindu Banten Hindu Batam Hindu Bogor Hindu Ciledug Hindu Festival Hindu German Hindu India Hindu Jakarta Hindu Jawa Hindu Jawa Barat Hindu Jawa Tengah Hindu Jawa Timur Hindu Jogjakarta Hindu Kaharingan Hindu Kalimantan Hindu Klaten Hindu Kresna Hindu Malang Hindu Maluku Hindu Nepal Hindu Palembang Hindu Papua Hindu Pekanbaru Hindu Pematangsiantar Hindu Sulawesi Hindu Sulawesi Tengah Hindu Tengger Hinduism Facts Hinduism the Greatest Religion in the Word Hukum Karma Ida Pedanda Gede Made Gunung Implikasi Keyakinan Atas Prilaku Joko Seger Juan Mascaro Kasada Kebangkitan Hindu Kemenag ki nirdon Kitab Suci Veda Kuil Mariaman lontar Mahabharata Ramayana Mantra Meditasi Matahari Terbit Moksha Motivasi Hindu Mpu Jayaprema Mundakopanisad nakbalibelog Nirukta pandita Pasraman Pitra Yadnya Ngaben Principle Beliefs of Hinduism Pujawali Pujawali Pura Hindu Pura Agung Blambangan Pura Agung Raksa Buana Pura Dharma Sidhi Pura Giri Kusuma Pura Kerta Buana Giri Wilis Pura Mandara Giri Semeru Agung Pura Sangga Buwana Hamburg renungan suci Rgveda Rig Weda sad guru Samaveda Semangat Hindu Swami Harshananda Swami Vivekananda Tanya Jawab Hindu Tirtayatra Tuhan Krishna tutur Upanisad Upanisad Himalaya Jiwa Vasudhaiva Kutumbakam Veda Veda Sabda Suci wija kasawur