OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Selasa, 13 Agustus 2013

Perayaan Sri Jagannath Ratha Yatra Umat Hindu Kresna

Hindu Kresna Tolai Gelar Sri Jagannath Ratha Yatra


Ratusan umat Hindu penganut Hindu Kresna yang ada di Kecamatan Torue Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, baru-baru ini (12/7) menggelar perayaan festival kereta, yang diberi nama Sri Jagannath Ratya Yatra.

Kereta kencana yang serupa dengan kereta yang dikendarai oleh Dewa Kresna diarak mengililingi kota Tolai dan berakhir dipelataran Ashram Sri Radha Punjabi Hari Mandir Desa Tolai. Sejarah kegiatan ini adalah sebuah ritual yang mengabadikan pertemuan antara Dewa Kresna dengan warga Desa Vindavana.


Di tempat suci Kurusetra, sebuah tempat yang terkenal dengan pertempuran besar dalam kisah Mahabarata, antara Pandawa dan Kurawa. Di tempat itulah, warga desa yang merasa rindu dengan kehadiran Kresna yang telah menjadi raja di tempat lain. Hal yang sama juga dirasakan oleh Kresna, sehingga kemudian terjadi kesepakatan, antara warga Desa Vindavana dan Kresna, untuk kemudian bersama-sama kembali ke desa kelahirannya, dengan membawa kereta. Nah, momen itulah yang kemudian setiap tahunnya diabadikan sebagai  Sri Jagannath Ratha Yatra.


Dalam prosesi arak kereta kencana, diawali dengan ritual Yagya kemudian Snana Yatra dan Hativesa, yang dilanjutkan dengan perayaan puncaknya dengan menggelar ritual Arati Kelapa, dimana setiap tokoh agama Hindu Kresna, dipersilakan memegang kelapa muda yang telah diberi lilin, yang telah dibakar sebelumnya.

Kemudian diputar, seraya membaca mantra, dan kelapa tersebut dipecahkan di batu. Lebih lanjut dia ungkapkan, setelah prosesi ritual itu dilanjutkan dengan pawai kereta kencana yang mirip digunakan oleh Dewa Kresna, yang di dalamnya terdapat, arca Sri Jaganath tak lain adalah Kresna, kemudian Baladeva dan Subdra keliling desa, yang merupakan proses yang dilakukan warga Desa Vindavan, saat membawa Kresna kembali ke desanya.

Dalam festival itu, menceritakan Dewa Kresna diarak pulang kembali ke desanya Vrindavan. Sri Jagannath sendiri keluar untuk melimpahkan karunia-Nya kepada semua orang yang beruntung melihat parade kereta ini. Termasuk masyarakat yang tidak seagama dengan Hindu Kresna tetap akan mendapat karunia dari Tuhan.

Makna perayaan Hari Raya Krisna Prabu Madana Muhana Das, bahwa perayaan Hare Krhisna adalah nama yang dikenal luas dengan singkatan International Society for Khrisna Consciousness (ISKCON) atau Masyarakat Kesadaran Khrisna Internasional yang turun temurun digelar acara tersebut.

ISKCON adalah Visva Vaisnava Sabha,sebuah peradaban masyarakat yang didirikan pada zaman peradaban Wedha,di India. Masayarakat ini, sepenuhnya menganut filosofis dan ajaran Wedha dari garis perguruan atau Parampara, Brahma, Madvha, Gaudiya dan Sampradaya, yaitu salah satu dari empat sistim, rangkaian garis perguruan Wedha

lebih lengkap (sumber) : http://www.medialiputanindonesia.com

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Cari Uang Dengan Robot ? Apa Mungkin ?

Cari Uang Dengan Robot ? Apa Mungkin ?
Bagaimana jika ada sebuah #software yang bisa membuat #robot secara instant dan menghasilkan uang untuk Anda

Berita Terkait Semangat Hindu



Artikel Agama Hindu

108 Mutiara Veda Agama Hindu Dharma agama islam Ajaran Hindu Arya Wedakarna Atharvaveda Balipost Belajar dari Sejarah Bhagavadgita Bhagawan Wiyasa Brahmana Cendekiawan Hindu Dharma Doa Anak Hindu Doa Melayat Orang Meninggal Dunia Doa Mengheningkan Cipta Doa Mengujungi Orang Sakit Doa Mohon Ketengangan dalam Keluarga Durga Puja Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma Eyang Roro Anteng Ganesha Chaturthi Gayatri Mantram Hari Raya Galungan Hari Raya Nyepi Hari Raya Saraswati Hindu Agama Terbesar di Dunia Hindu Bali Hindu Banten Hindu Batam Hindu Bogor Hindu Ciledug Hindu Festival Hindu German Hindu India Hindu Jakarta Hindu Jawa Hindu Jawa Barat Hindu Jawa Tengah Hindu Jawa Timur Hindu Jogjakarta Hindu Kaharingan Hindu Kalimantan Hindu Klaten Hindu Kresna Hindu Malang Hindu Maluku Hindu Nepal Hindu Palembang Hindu Papua Hindu Pekanbaru Hindu Pematangsiantar Hindu Sulawesi Hindu Sulawesi Tengah Hindu Tengger Hinduism Facts Hinduism the Greatest Religion in the Word Hukum Karma Ida Pedanda Gede Made Gunung Implikasi Keyakinan Atas Prilaku Joko Seger Juan Mascaro Kasada Kebangkitan Hindu Kemenag ki nirdon Kitab Suci Veda Kuil Mariaman lontar Mahabharata Ramayana Mantra Meditasi Matahari Terbit Moksha Motivasi Hindu Mpu Jayaprema Mundakopanisad nakbalibelog Nirukta pandita Pasraman Pitra Yadnya Ngaben Principle Beliefs of Hinduism Pujawali Pujawali Pura Hindu Pura Agung Blambangan Pura Agung Raksa Buana Pura Dharma Sidhi Pura Giri Kusuma Pura Kerta Buana Giri Wilis Pura Mandara Giri Semeru Agung Pura Sangga Buwana Hamburg renungan suci Rgveda Rig Weda sad guru Samaveda Semangat Hindu Swami Harshananda Swami Vivekananda Tanya Jawab Hindu Tirtayatra Tuhan Krishna tutur Upanisad Upanisad Himalaya Jiwa Vasudhaiva Kutumbakam Veda Veda Sabda Suci wija kasawur