OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Selasa, 06 Agustus 2013

Talatah Basarah Sarana Persembahyangan Umat Hindu Kaharingan

PENJELASAN TALATAH BASARAH (SARANA PERSEMBAHNYANGAN) "BERAS"


Umat Hindu Kaharingan. Dalam bahasa Sangiang, Behas (beras/ bija) disebut dengan nama "Behas manyangen Tingang".. Penggunaan beras(bija) berlatar belakang pada masa penciptaan Alam semesta, Ranying Hatalla Langit (Ida Sang Hyang Widhi) menciptakan Behas (bija) untuk menjaga kelangsungan kehidupan Raja Bunu yang menjadi asal mula manusia di dunia ini dan kelangsungan hubungan dengan Ranying Hatalla Langit (Sang Hyang Widhi)..

Dari Mithologi tersebut Umat Hindu Kaharingan menyakini bahwa di dalam beras (bija) telah terkandung kekuasaan Ranging Hatalla Langit, sehingga menjadi sarana yang menghubungi manusia dengan Tuhan. Hal ini dibuktikan dalam sebuah tawur, yang berbunyi "Balang Bitim jadi isi, hampuli balitam jadi daha, diya balang bitim injamku akan duhung laung rawei pantai danum kalunen, isen hampuli balitam bunu bamban panyaruhan tisui luwuk kampungan bunu",..

Artinya :"Behas manyangen tingang (bija) bukan hanya sebagai kelangsungan hidup manusia, ia juga sebagai perantara manusia dengan Raying Hatalla Langit (Sang Hyang widhi) serta sebagai perantara antara manusia dengan para leluhur."

sumber : https://www.facebook.com/pages/Hindu-Kaharingan/108376362529795?sk=notes

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Berita Terkait Semangat Hindu



Artikel Agama Hindu

108 Mutiara Veda Agama Hindu Dharma agama islam Ajaran Hindu Arya Wedakarna Atharvaveda Balipost Belajar dari Sejarah Bhagavadgita Bhagawan Wiyasa Brahmana Cendekiawan Hindu Dharma Doa Anak Hindu Doa Melayat Orang Meninggal Dunia Doa Mengheningkan Cipta Doa Mengujungi Orang Sakit Doa Mohon Ketengangan dalam Keluarga Durga Puja Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma Eyang Roro Anteng Ganesha Chaturthi Gayatri Mantram Hari Raya Galungan Hari Raya Nyepi Hari Raya Saraswati Hindu Agama Terbesar di Dunia Hindu Bali Hindu Banten Hindu Batam Hindu Bogor Hindu Ciledug Hindu Festival Hindu German Hindu India Hindu Jakarta Hindu Jawa Hindu Jawa Barat Hindu Jawa Tengah Hindu Jawa Timur Hindu Jogjakarta Hindu Kaharingan Hindu Kalimantan Hindu Klaten Hindu Kresna Hindu Malang Hindu Maluku Hindu Nepal Hindu Palembang Hindu Papua Hindu Pekanbaru Hindu Pematangsiantar Hindu Sulawesi Hindu Sulawesi Tengah Hindu Tengger Hinduism Facts Hinduism the Greatest Religion in the Word Hukum Karma Ida Pedanda Gede Made Gunung Implikasi Keyakinan Atas Prilaku Joko Seger Juan Mascaro Kasada Kebangkitan Hindu Kemenag ki nirdon Kitab Suci Veda Kuil Mariaman lontar Mahabharata Ramayana Mantra Meditasi Matahari Terbit Moksha Motivasi Hindu Mpu Jayaprema Mundakopanisad nakbalibelog Nirukta pandita Pasraman Pitra Yadnya Ngaben Principle Beliefs of Hinduism Pujawali Pujawali Pura Hindu Pura Agung Blambangan Pura Agung Raksa Buana Pura Dharma Sidhi Pura Giri Kusuma Pura Kerta Buana Giri Wilis Pura Mandara Giri Semeru Agung Pura Sangga Buwana Hamburg renungan suci Rgveda Rig Weda sad guru Samaveda Semangat Hindu Swami Harshananda Swami Vivekananda Tanya Jawab Hindu Tirtayatra Tuhan Krishna tutur Upanisad Upanisad Himalaya Jiwa Vasudhaiva Kutumbakam Veda Veda Sabda Suci wija kasawur