OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Kamis, 13 Februari 2014

Advaita Sosial : Badan Sosial Hindu Untuk Kemanusiaan

hindu banten
Rig Veda
Adakah Badan-Badan Sosial Hindu untuk Kemanusiaan atau Umat (Advaita Sosial). Dalam bahasa filsafat, bahwa kaum buruh (Sudra), pelaku ekonomi, pemerintah dan Brahmana walaupun berbeda kualitas dan tugas harus memiliki semangat yang sama. Semangat Hindu. Hal ini juga merupakan contoh lain tentang yang banyak dalam yang satu. Inilah makna Advaita Sosial. Dana punia atau dermawan yang ada, selain untuk membangun fisik tempat suci sangatlah mulia juga dikhususkan untuk membantu sesama umat Hindu yang miskin baik secara ekonomi, jiwa dan spiritual, karena dihadapan Tuhan / Hyang Widhi nilai ritualnya sangat tinggi. Hal ini diamanatkan oleh Veda itu sendiri yakni :

"Berbuatlah kepada sesama umat dan mahluk lainnya dengan penuh kasih, karena semua mahluk hidup adalah sahabat karibmu dan pada mereka terdapat satu jiwa yang sama dengan kita yaitu bagian dari Brahman (Tuhan)"

Yayurveda Mandala XL, Sukta 6.


Walaupun seseorang berkedudukan sebagai Brahmana, kepala pemerintah tapi tak pernah membantu orang kesusahan, miskin maka dihadapan Tuhan dia tidak mulia. Tuhan memang melihat kurban suci atau yajna dari umatnya, tetapi hal ini seseorang kadang-kadang keliru dalam memberikan tafsir yang murni. Masih terdapat di beberapa masyarakatm ritual kurban yang banyak menghabiskan biaya dengan perlengkapan sarana yang luar biasa jenisnya kadang agak jor-joran dan bisa dijual belikan dapat dianggap ritual tingkat paling utama. Benarkah wajar hal ini ?
Sebaiknya tidak usah diperdebatkan dan buang-buang waktu, tenaga dan pikiran. Marilah tanyakan kepada kesadaran rohani kita, tanyakan kepada Kebenaran Yang Mutlak.
Kitab Suci mengatakan, ritual atau kurban yang diinginkan oleh Tuhan adalah kurban suci dari hati yang damai, kurban melalui karya yang mutlak, membantu umat miskin, penekanan keserakahan, menegakkan hukum serta menjalankan kebenaran. Kurban suci inilah yang menunjukkan kemuliaan kepada Tuhan. Hal ini dapat dibuktikan dari Kitab Suci Veda.

"Kebenaran, hukum yang agung dan kokoh, inisiasi, pengembangan spiritual, doa. Kurban suci inilah yang menopang bumi. "

Satyam brhat rtam ugram diksa tapo brahma yajnah prthivim dharayanti. 
Atharvaveda XI.2.1.

"Manusia  dikatakan memiliki sifat ke-Tuhan-an apabila ia memperhatikan (menolong) nasib orang yang telanjang (miskin), yang sakit, yang buta dan yang lumpuh.
Rgveda VII. 79.2

Hal-hal diatas merupakan jalan tertinggi berbuat terhadap Tuhan (Advaita Sosial) lewat Karma Yoga. Sumber bacaan buku Kebangkitan Hindu oleh Sargede. (RANBB)

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Berita Terkait Semangat Hindu



Artikel Agama Hindu

108 Mutiara Veda Agama Hindu Dharma agama islam Ajaran Hindu Arya Wedakarna Atharvaveda Balipost Belajar dari Sejarah Bhagavadgita Bhagawan Wiyasa Brahmana Cendekiawan Hindu Dharma Doa Anak Hindu Doa Melayat Orang Meninggal Dunia Doa Mengheningkan Cipta Doa Mengujungi Orang Sakit Doa Mohon Ketengangan dalam Keluarga Durga Puja Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma Eyang Roro Anteng Ganesha Chaturthi Gayatri Mantram Hari Raya Galungan Hari Raya Nyepi Hari Raya Saraswati Hindu Agama Terbesar di Dunia Hindu Bali Hindu Banten Hindu Batam Hindu Bogor Hindu Ciledug Hindu Festival Hindu German Hindu India Hindu Jakarta Hindu Jawa Hindu Jawa Barat Hindu Jawa Tengah Hindu Jawa Timur Hindu Jogjakarta Hindu Kaharingan Hindu Kalimantan Hindu Klaten Hindu Kresna Hindu Malang Hindu Maluku Hindu Nepal Hindu Palembang Hindu Papua Hindu Pekanbaru Hindu Pematangsiantar Hindu Sulawesi Hindu Sulawesi Tengah Hindu Tengger Hinduism Facts Hinduism the Greatest Religion in the Word Hukum Karma Ida Pedanda Gede Made Gunung Implikasi Keyakinan Atas Prilaku Joko Seger Juan Mascaro Kasada Kebangkitan Hindu Kemenag ki nirdon Kitab Suci Veda Kuil Mariaman lontar Mahabharata Ramayana Mantra Meditasi Matahari Terbit Moksha Motivasi Hindu Mpu Jayaprema Mundakopanisad nakbalibelog Nirukta pandita Pasraman Pitra Yadnya Ngaben Principle Beliefs of Hinduism Pujawali Pujawali Pura Hindu Pura Agung Blambangan Pura Agung Raksa Buana Pura Dharma Sidhi Pura Giri Kusuma Pura Kerta Buana Giri Wilis Pura Mandara Giri Semeru Agung Pura Sangga Buwana Hamburg renungan suci Rgveda Rig Weda sad guru Samaveda Semangat Hindu Swami Harshananda Swami Vivekananda Tanya Jawab Hindu Tirtayatra Tuhan Krishna tutur Upanisad Upanisad Himalaya Jiwa Vasudhaiva Kutumbakam Veda Veda Sabda Suci wija kasawur