OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Minggu, 25 Januari 2015

16 ( Enam Belas ) Upacara Manusia

Orang Hindu sudah diupacarai sejak sebelum lahir, ketika masih dalam kandungan. 

Ed. Visvanathan, mencatat 16 (enam belas) upacara, atau samkara, sebagai berikut : 1. Garbadhana - Upacara untuk menjamin pembentukan janin. 2. Pumsavana - Upacara untuk melindungi janin dan untuk mendapat anak laki-laki. 3. Simantonayanan - Upacara dilakukan pada bulan terakhir kehamilan untuk pembentukan mental yang benar pada bayi. 4. Jatakarna - Upacara kelahiran termasuk persiapan peta astrologi bagi si anak. 5. Namakarana - Upacara pemberian nama. Upacara ini dilakukan di rumah ketika bayi berusia sebelas aatau empat belas hari. 6. Nishkramana - Upacara membawa anak ke luar rumah untuk pertama kali. 7. Annaprasana - Upacara pertama kali memberi makan nasi pada bayi, biasanya dilakukan di pura. 8. Chudakarana - Upacara potong rambut pertama. 9. Karnavedha - Upacara pembolongan telinga untuk diberi anting-anting emas. 10. Vidyarambha - Upacara permulaan anak belajar huruf. 11. Upanayana - Upacara benang suci dengan mana seorang anak menjadi dwijati, lahir kedua kalinya. Upacara ini dilakukan ketika anak berumur sembilan atau lima belas tahun. 12. Vedarambha - Upacara permulaan belajar Veda. 13. Keshenta - Upacara pencukuran rambut pertama (berbeda dengan no 8, dimana rambut hanya dipotong ujungnya) 14. Samavartana - Upacara pulang setelah selesai belajar Veda. 15. Viweha - Upacara perkawinan 16. Anthyesti - Upacara kematian.

Bagaimana dengan di Bali ? ada 13 upacara manusa yadnya, dan lima upacara pitra yadnya, sebagai berikut : 1. Pagedong-gedongan - Enam bulan setelah kehamilan jadi. 2. Upacara pada waktu lahir. 3. Kepus pungsed - Upacara pada waktu putusnya tali puser. 4. Nglepas Awon - Upacara dua belas hari setelah kelahiran. (Biasanya diikuti dengan nunas bangket untuk menanyakan siapa yang menjelma pada bayi itu) 5. Tutug Kambuhan - Upacara empat puluh dua hari setelah kelahiran. 6. Telubulanan - Upacara tiga bulan Bali (105 hari) setelah kelahiran. 7. Otonan - Upacara enam bulan Bali (210 hari) setelah kelahiran. 8. Ngempugin - Upacara ketika gigi dewasa mulai tumbuh. 9. Meketus - Upacara ketika gigi susu terakhir tanggal. 10. Munggah Daha Teruna atau Rajasewala - Upacara ketika memasuki usia remaja, pada waktu mulai haid pada perempuan dan mimpi basah pada laki-laki. 11. Mepandes - Upacara potong gigi. 12. Pawiwahan - Upacara perkawinan (Sebetulnya terdiri dari tiga bagian; mebiakaon, mesakapan, mepejati) 13. Pawintenan - Pembersihan untuk mulai belajar. 14. Ngaben 15. Ngrorasin - Upacara dua belas hari setelah ngaben 16. Nyekah 17. Memukur 18. Maligia

sumber blog : http://rare-angon.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Cari Uang Dengan Robot ? Apa Mungkin ?

Cari Uang Dengan Robot ? Apa Mungkin ?
Bagaimana jika ada sebuah #software yang bisa membuat #robot secara instant dan menghasilkan uang untuk Anda

Berita Terkait Semangat Hindu



Artikel Agama Hindu

108 Mutiara Veda Agama Hindu Dharma agama islam Ajaran Hindu Arya Wedakarna Atharvaveda Balipost Belajar dari Sejarah Bhagavadgita Bhagawan Wiyasa Brahmana Cendekiawan Hindu Dharma Doa Anak Hindu Doa Melayat Orang Meninggal Dunia Doa Mengheningkan Cipta Doa Mengujungi Orang Sakit Doa Mohon Ketengangan dalam Keluarga Durga Puja Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma Eyang Roro Anteng Ganesha Chaturthi Gayatri Mantram Hari Raya Galungan Hari Raya Nyepi Hari Raya Saraswati Hindu Agama Terbesar di Dunia Hindu Bali Hindu Banten Hindu Batam Hindu Bogor Hindu Ciledug Hindu Festival Hindu German Hindu India Hindu Jakarta Hindu Jawa Hindu Jawa Barat Hindu Jawa Tengah Hindu Jawa Timur Hindu Jogjakarta Hindu Kaharingan Hindu Kalimantan Hindu Klaten Hindu Kresna Hindu Malang Hindu Maluku Hindu Nepal Hindu Palembang Hindu Papua Hindu Pekanbaru Hindu Pematangsiantar Hindu Sulawesi Hindu Sulawesi Tengah Hindu Tengger Hinduism Facts Hinduism the Greatest Religion in the Word Hukum Karma Ida Pedanda Gede Made Gunung Implikasi Keyakinan Atas Prilaku Joko Seger Juan Mascaro Kasada Kebangkitan Hindu Kemenag ki nirdon Kitab Suci Veda Kuil Mariaman lontar Mahabharata Ramayana Mantra Meditasi Matahari Terbit Moksha Motivasi Hindu Mpu Jayaprema Mundakopanisad nakbalibelog Nirukta pandita Pasraman Pitra Yadnya Ngaben Principle Beliefs of Hinduism Pujawali Pujawali Pura Hindu Pura Agung Blambangan Pura Agung Raksa Buana Pura Dharma Sidhi Pura Giri Kusuma Pura Kerta Buana Giri Wilis Pura Mandara Giri Semeru Agung Pura Sangga Buwana Hamburg renungan suci Rgveda Rig Weda sad guru Samaveda Semangat Hindu Swami Harshananda Swami Vivekananda Tanya Jawab Hindu Tirtayatra Tuhan Krishna tutur Upanisad Upanisad Himalaya Jiwa Vasudhaiva Kutumbakam Veda Veda Sabda Suci wija kasawur