OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Senin, 11 November 2013

Banten Suci Hindu Bali


Banten merupakan nama sebuah propinsi yang dipimpin oleh Gubernur perempuan yaitu Ratu Atut Chosiyah. Foto Ratu Atut Chosiyah Klik disini 
Dalam agama Hindu, Banten adalah Yadnya yang sering kita lihat saat-saat umat Hindu melaksanakan suatu kegiatan keagamaan. Yang kita bahas saat ini adalah Banten Suci, bukan Banten yang dipimpin Ratu Atut Chosiyah tadi. Banten Suci merupakan sarana Yadnya umat Hindu, antara lain : alasnya dipakai beberapa buah tamas, banyak sedikitnya tamas ini tergantung dari tingkatan Banten Suci yang dibuat. Warna jajannya adalah putih dan kuning. Pada waktu menata jajan yang berwarna putih ditempatkan disebelah kanan dan yang kuning disebelah kiri. Diantara jajan tersebut ada yang dinamakan "Sasamuhan", terbuat dari tepung beras dicampur sedikit tepung ketan, parutan kelapa serta air, dibuat bentuk lalu digoreng. Jajan-jajan tersebut ada yang bernama : kekeber, kuluban, puspa, karna, ketibuan-udang, panji, ratu-magelung, bungan temu dan masih banyak yang lain.

Perbandingan jumlah jajan berwarna putih dengan berwarna kuning adalah 12 :6, 9:5, 7:5, 5:4, dan seterusnya. Selain itu pula jajan yang dinamakan "raka-raka", misalnya; jaja-gina, jaja-uli, sirat, kaliadrem, dan sebagainya. Jajan ini pula berwarna putih, kuning. Pemakaian gula dalam hal ini hendaknya dipakai gula tebu/gula pasir atau gula ental.

Di samping jajan-jajan yang telah dikemukakan di atas ada dua jajan yang disebut "Jaja-Saraswati" dab "Jaja dodol-Madhuparka". Kedua jajan ini dipergunakan pula pada beberapa Banten yang dianggap memegang peranan penting dalam suatu upacara.

Pada Banten Suci tiap tempat "tamas" diisi perlengkapan yang jumlahnya telah ditentukan, umpama : tamas paling bawah berisi pisang, tape, buah-buahan / panca, masing-masing 5 biji / iris, jaja-sesamuhannya 1 biji tiap jenis; tamas yang kedua berisi 2 biji/iris, dan seterusnya. 

Secara sederhana satu soroh suci terdiri dari ; suci, daksina, peras, ajuman, tipat kelanan, duma (sejenis banten), pembersihan, cang lengawangi-buratwangi, canang sari, dan dua buah pisang (sejenis banten). Pada upacara yang agak besar dilengkapi dengan perayunan. Sumber bacaan buku Teologi & Simbol-Simbol dalam Agama Hindu oleh I Made Titib. (RANBB)

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Cari Uang Dengan Robot ? Apa Mungkin ?

Cari Uang Dengan Robot ? Apa Mungkin ?
Bagaimana jika ada sebuah #software yang bisa membuat #robot secara instant dan menghasilkan uang untuk Anda

Berita Terkait Semangat Hindu