OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Minggu, 20 Oktober 2013

Pujawali Pura Giri Kusuma Bogor Purnama Kapat

Pujawali ke 15 Pura Giri Kusuma Bogor dilaksanakan pada Purnamaning Kapat (bulan purnama sasih ke empat), tanggal 19 Oktober 2013 dengan tingkatan Uttamaning Nista. Pura Giri Kusuma Bogor terletak di komplek Institut Pertanian Bogor (IPB) Baranangsiang IV Bogor Baru Bogor. Pura ini disungsung dan diempon oleh Kerama Suka Duka Hindu Dharma banjar Bogor yang peristiwa Ngenteg Linggih nya pada 6 Oktober 1998 dipuput oleh Ida Pedanda Mabe Gde Putra Sidemen.

Video pujawali pura Giri Kusuma Bogor. Klik disini. Video ini milik pribadi (bukan laporan resmi panitia).

Pujawali Pura Giri Kusuma Bogor dalam guyuran hujan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Nyoman Jelantik Oka dari griya Cimangu Depok. Sebelumnya telah dilaksanakan rangkaian persiapan pujawali meliputi nuasen karya, negtegang karya pada hari jumat 4 Oktober yang dipuput oleh Ida Pedanda Nabe Gde Putra Sidemen griya Ciledug, kemudian Nuur tirtha ke sepuluh pura dilingkungan Jabodetabek dan matur piuning di lima pura di lingkungan Bogor pada 18 Oktober. Lihat foto Ida Pedanda Nabe Gde Putra Sidemen. Klik disini.

Puncak pujawali pada Sabtu Umanis Sungsang Purnama Kapat Saka 1935 dipuput oleh Ida Pedanda Gede Nyoman Jelantik Oka dari griya Cimangu Depok, serta akan dilanjutkan dengan penyineban pada malam harinya pukul 23.00. Dalam puncak pujawali Pura Giri Kusuma ini ditarikan tarian sakral tari Rejang dan tari Topeng Sidakarya dengan tujuan agar pujawali yang dilaksanakan stata labda karya paripurna. Tarian Bali-balian (hiburan) ditampilkan di jaba tengah seperti tari panyembrama, tari truna jaya dan lain sebagainya.

Dilanjutkan dengan persembahyangan bersama yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Nyoman Jelantik Oka. Lihat foto Ida Pedanda Gede Nyoman Jelantik Oka, klik disini. Pada kesempatan nunas tirtha diselingi laporan ketua panitia pujawali, Ibu dokter, sambutan ketua banjar Prof. Suastijaya dan Dharma wacana dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bogor bapak Wayan Suastika.

Dalam Dharma wecananya bapak Wayan Suastika menyatakan kesuksesan pujawali ini didasari oleh keiklasan lascharya dari semua pihak baik itu panitia, banjar maupun masyarakat Hindu di Bogor ini. Semua jenis pekerjaan dalam persiapan pujawali harus didasarkan dengan keiklasan, kegiatan dalam pujawali bukan hanya mejejahitan membuat Yadnya, tetapi juga termasuk mencuci piring, menyapu maupun membuat tekor. Semua kegiatan ini adalah sama dihadapan Ida Hyang Widhi asalkan didasari atas keiklasan.

Bapak Wayan Suastika (PHDI kota Bogor) menegaskan bahwa dengan pujawali diharapkan rasa bhakti kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa semakin tinggi, yang kedua; rasa tresna yang meningkat di lingkungan umat, pekedek pekenyum menyama braya, dan yang ke tiga adalah rasa peduli pada lingkungan disekitar kita baik itu kebersihan maupun toleransi beragama.

Kerama Suka Duka Hindu Dharma banjar Ciledug melaksanakan kegiatan Ngiring Pekuluh ke pura Giri Kusuma ini diwakili oleh tempek Joglo. (RANBB)



0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Berita Terkait Semangat Hindu



Artikel Agama Hindu

108 Mutiara Veda Agama Hindu Dharma agama islam Ajaran Hindu Arya Wedakarna Atharvaveda Balipost Belajar dari Sejarah Bhagavadgita Bhagawan Wiyasa Brahmana Cendekiawan Hindu Dharma Doa Anak Hindu Doa Melayat Orang Meninggal Dunia Doa Mengheningkan Cipta Doa Mengujungi Orang Sakit Doa Mohon Ketengangan dalam Keluarga Durga Puja Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma Eyang Roro Anteng Ganesha Chaturthi Gayatri Mantram Hari Raya Galungan Hari Raya Nyepi Hari Raya Saraswati Hindu Agama Terbesar di Dunia Hindu Bali Hindu Banten Hindu Batam Hindu Bogor Hindu Ciledug Hindu Festival Hindu German Hindu India Hindu Jakarta Hindu Jawa Hindu Jawa Barat Hindu Jawa Tengah Hindu Jawa Timur Hindu Jogjakarta Hindu Kaharingan Hindu Kalimantan Hindu Klaten Hindu Kresna Hindu Malang Hindu Maluku Hindu Nepal Hindu Palembang Hindu Papua Hindu Pekanbaru Hindu Pematangsiantar Hindu Sulawesi Hindu Sulawesi Tengah Hindu Tengger Hinduism Facts Hinduism the Greatest Religion in the Word Hukum Karma Ida Pedanda Gede Made Gunung Implikasi Keyakinan Atas Prilaku Joko Seger Juan Mascaro Kasada Kebangkitan Hindu Kemenag ki nirdon Kitab Suci Veda Kuil Mariaman lontar Mahabharata Ramayana Mantra Meditasi Matahari Terbit Moksha Motivasi Hindu Mpu Jayaprema Mundakopanisad nakbalibelog Nirukta pandita Pasraman Pitra Yadnya Ngaben Principle Beliefs of Hinduism Pujawali Pujawali Pura Hindu Pura Agung Blambangan Pura Agung Raksa Buana Pura Dharma Sidhi Pura Giri Kusuma Pura Kerta Buana Giri Wilis Pura Mandara Giri Semeru Agung Pura Sangga Buwana Hamburg renungan suci Rgveda Rig Weda sad guru Samaveda Semangat Hindu Swami Harshananda Swami Vivekananda Tanya Jawab Hindu Tirtayatra Tuhan Krishna tutur Upanisad Upanisad Himalaya Jiwa Vasudhaiva Kutumbakam Veda Veda Sabda Suci wija kasawur