OM. SA, BA, TA, A, I, NA, MA, SI, WA, YA, AM, UM, OM

PRAKATA

Selamat Datang

Semangat Hindu merupakan blog bersama umat Hindu untuk berbagi berita Hindu dan cerita singkat. Informasi kegiatan umat Hindu ini akan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan.
Semangat Hindu semangat kita bersama.

Bersama Semangat Hindu kita berbagi berita dan cerita, info kegiatan, bakti sosial dan kepedulian, serta kegiatan keagamaan seperti ; pujawali, Kasadha, Kaharingan, Nyepi, Upacara Tiwah, Ngaben, Vijaya Dhasami dan lain sebagainya.

Marilah Berbagi Berita, Cerita, Informasi, Artikel Singkat. Bagi yang mempunyai Web/Blog, dengan tautan URL maka dapat meningkatkan SEO Web/ blog Anda.

Terima Kasih
Admin

RANBB

---#### Mohon Klik Share untuk mendukung blog ini ####---

Jumat, 16 Agustus 2013

Apa Arti Vasudhaiva Kutumbakam?

 

hindu banten
Sri Ramakrishna Paramahansa

Vasudhaiva Kutumbakam berasal dari ungkapan bahasa Sansekerta; vasudha - bumi, eva - yang memberi penekanan (emphasizer) dan Kutumbakam - keluarga, jadi ungkapan ini adalh "seluruh dunia ini adalah satu keluarga tunggal" (the whole world is one single family).


Kata Vasudhaiva Kutumbakam ditemukan dalam Hitopadesha; 1.3.71 ; Udaracharitanam tu vasudhaiva kutumbakam, artinya ,' Ini adalah keluarga saya dan itu adalah orang asing' - adalah perhitungan untung rugi dari pikiran sempit; karena bagi hati yang lapang (murah hati), seluruh bumi tidak lain adalah satu keluarga. Ucapan ini juga terdapat di dalam Pancatantra 5.3.37, ini dianggap sebagai bagian integral dari filsafat atau tattva Hindu.

Hitopadesha adalah kumpulan cerita-cerita dalam bahasa Sansekerta di dalam bentuk prosa dan puisi ditulis pada abad 12, dan Pancatantra (Lima Prinsip) satu kumpulan kisah-kisah binatang di dalam prosa dan puisi yang saling berkaitan. Karya asli dalam bahasa Sansekerta disusun pada abad ketiga BCE, diasalkan kepada Vishnu Sharma. Unkapan Vasudhaiva Kutumbakam memang tidak ditemukan di dalam Veda tetapi dasar filsafatnya jelas bersumber dari Veda, khususnya Upanisad, bagian akhir dari Veda, yaitu dalam ungkapan agung (mahawakya) " Tat Tvam Asi "

Mahawakya " Tat Tvam Asi " memiliki dua arti yaitu metafisika dan etika. Secara metafisika, ungkapan ini berarti; jati diri atau esensi manusia adalah sama dengan hakikat Tuhan (atman adalah Brahman). Secara etika, karena semua manusia memiliki esensi yang sama dan berasal dari sumber yang sama, maka semua manusia (mahluk) adalah satu keluarga, satu keluarga suci. Sebagai satu keluarga, setiap manusia harus saling menjaga, saling membantu, saling memelihara dan bersama-sama menuju tujuan yang sama.

Bagi kita orang Hindu, dan bagi siapa saja yang menggunakan akal sehat dan hati nuraninya, sudah jelas, bila ingin masyarakat kita dalam NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA dibebaskan dari konflik, perang agama, SARA, bila kita ingin masa depan manusia diselamatkan, hidup berdampingan secara damai dalam sejahtera dan bahagia, filosofi Vasudhaiva Kutumbakam adalah jawabannya.

Vasudhaiva Kutumbakam , kita adalah bersaudara.
Bhinneka Tunggal Ika , berbeda-beda tetapi tetap satu.
Loka samasta sukhina bhavantu, biarlah seluruh dunia bahagia.


sumber bacaan buku Hindu Menjawab 2 Susila dan Upakara oleh Ngakan Made Madrasuta.
(RANBB)

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih atas kunjungan dan kesan yang telah disampaikan

Cari Artikel di Blog ini

Berita Terkait Semangat Hindu



Artikel Agama Hindu

108 Mutiara Veda Agama Hindu Dharma agama islam Ajaran Hindu Arya Wedakarna Atharvaveda Balipost Belajar dari Sejarah Bhagavadgita Bhagawan Wiyasa Brahmana Cendekiawan Hindu Dharma Doa Anak Hindu Doa Melayat Orang Meninggal Dunia Doa Mengheningkan Cipta Doa Mengujungi Orang Sakit Doa Mohon Ketengangan dalam Keluarga Durga Puja Evolusi Melalui Reinkarnasi & Karma Eyang Roro Anteng Ganesha Chaturthi Gayatri Mantram Hari Raya Galungan Hari Raya Nyepi Hari Raya Saraswati Hindu Agama Terbesar di Dunia Hindu Bali Hindu Banten Hindu Batam Hindu Bogor Hindu Ciledug Hindu Festival Hindu German Hindu India Hindu Jakarta Hindu Jawa Hindu Jawa Barat Hindu Jawa Tengah Hindu Jawa Timur Hindu Jogjakarta Hindu Kaharingan Hindu Kalimantan Hindu Klaten Hindu Kresna Hindu Malang Hindu Maluku Hindu Nepal Hindu Palembang Hindu Papua Hindu Pekanbaru Hindu Pematangsiantar Hindu Sulawesi Hindu Sulawesi Tengah Hindu Tengger Hinduism Facts Hinduism the Greatest Religion in the Word Hukum Karma Ida Pedanda Gede Made Gunung Implikasi Keyakinan Atas Prilaku Joko Seger Juan Mascaro Kasada Kebangkitan Hindu Kemenag ki nirdon Kitab Suci Veda Kuil Mariaman lontar Mahabharata Ramayana Mantra Meditasi Matahari Terbit Moksha Motivasi Hindu Mpu Jayaprema Mundakopanisad nakbalibelog Nirukta pandita Pasraman Pitra Yadnya Ngaben Principle Beliefs of Hinduism Pujawali Pujawali Pura Hindu Pura Agung Blambangan Pura Agung Raksa Buana Pura Dharma Sidhi Pura Giri Kusuma Pura Kerta Buana Giri Wilis Pura Mandara Giri Semeru Agung Pura Sangga Buwana Hamburg renungan suci Rgveda Rig Weda sad guru Samaveda Semangat Hindu Swami Harshananda Swami Vivekananda Tanya Jawab Hindu Tirtayatra Tuhan Krishna tutur Upanisad Upanisad Himalaya Jiwa Vasudhaiva Kutumbakam Veda Veda Sabda Suci wija kasawur